Kamis, 07 Januari 2016

Hindari Makan Tahu Berlebihan, Ini Bahayanya

Bagi sebagian orang, mungkin tahu sudah seperti menjadi bahan pokok makanan yang setiap hari harus selalu dikonsumsi. Terutama, oleh meraka yang suka makan tahu. Tapi, sedapat mungkin hindari makan tahu berlebihan karena sangat berbahaya bagi kesehatan otak. Khususnya, bagi kemampuan kognitif (cognitive ability).

Perlu diketahui, kemampuan kognitif sering dikaitkan dengan kecerdasan dan inteligensi. Dua hal tersebut erat kaitannya dengan daya ingat dan daya menganalisa suatu hal. Sedangkan, fungsi kognitif sendiri bersumber pada otak.

Sederhana
Meskipun dibuat dari bahan yang sederhana, namun cita rasa tahu memang cukup unik. Bahan makanan yang dibuat dari sari kederlai ini teras gurih dan lembut ketika dikunyah. Mungkin, sensasi itu yang membuat orang suka mengonsumi tahu.


Beragam makanan berbahan tahu juga terlihat begitu menggoda selera. Tengok saja resep tahu goreng tepung isi rebung, resep tahu goreng khas Medan enak, maupun resep perkedel tahu daging kornet enak sederhana. Ketiga menawarkan cita rasa khas tersendiri yang memang sudah dilupakan.

Bukan isapan jempol
Celakanya, sebuah penelitian menyebutkan, mengonsumsi tahu secara berlebihan berisiko melumpuhkan daya ingat (memori) dan menurunkan kemampuan kognitif. Penelitian ini bukan isapan jempol belaka. Dilansir dari sebuah jurnal asal Demensia and Geriatric Cognitive Disorders, disebutkan bawah orang yang mengonsumsi 9 porsi tahu per minggu mengalami penurunan kemampuan kognitif dan daya ingat, dibanding dengan orang yang tidak mengonsumsinya. Adalah zat fitoestogen yang terkandung di dalam tahu yang disinyalis sebagai penyebabnya.


Kenyataan itu diketehui setelah melakukan serentetan survei. Survei tersebut melibatkan 719 responden (sample) yang terdiri atas pria dan wanita. Semua responden adalah orang Indonesia. Walhasil, mereka yang makan tahu lebih dari 9 porsi seminggu mengalami penurunan kemampuan konitif dan daya ingat, setelah menjalani serangkaian tes memori dan kemampuan kognitif.

Sementara, kandungan protein di dalam kacang kedelai yang menjadi bahan dasar pembuatan tahu cukup tinggi. Bahkan, bahan makanan ini juga kerap diolah menjadi susu untuk diambil manfaatnya demi kepentingan kesehatan. Tengok resep susu kedelai aneka rasa.

Sabda Nabi
Benar saja, sesehat atau sehalal apapun makan dan minuman, kalau dikonsumsi secara berlebihan pasti akan membawa dampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Hal tersebut sejalan dengan sabda Nabi Muhammad, "Makanlah sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang."

0 komentar:

Posting Komentar